Di dalam rumah, kita sering bergerak otomatis tanpa benar-benar merasakan apa yang sedang dilakukan. Padahal, memperlambat langkah memberi ruang untuk menikmati setiap momen.
Memulai pagi dengan menyiapkan sudut kecil untuk diri sendiri, seperti meja dengan buku atau tanaman, memberi kesan bahwa hari ini dimulai dengan niat yang baik.
Sepanjang hari, menyisihkan waktu singkat untuk duduk diam atau sekadar memandang sekitar dapat menjadi penyeimbang yang lembut. Tidak ada target, hanya hadir sepenuhnya.
Kegiatan sederhana seperti menyeduh minuman atau menata ruang tamu bisa dilakukan dengan lebih sadar. Setiap gerakan kecil menjadi bagian dari alur yang menenangkan.
Ketika langkah-langkah ini dijalani secara konsisten, rumah tidak lagi hanya tempat bernaung, tetapi ruang yang mengajak kita bergerak lebih perlahan dan penuh rasa.
